EDUKASI KESEHATAN MENTAL REMAJA DI ERA DIGITAL “BAPERAN? NGGAK MASALAH, ASAL SADAR DIRI!”

Main Article Content

Wanda Hadiansyah Siregar
Nabila Zulfa
Nazwa Syafrida
Nurul Izzati
Benny Pratama
Afdhal Al Hafish
Solihin Parmohonan
Dimas Bagus
Dinda Tri

Abstract

Era digital telah membawa perubahan besar dalam cara hidup, bekerja, dan berinteraksi, terutama bagi generasi muda yang tumbuh bersama teknologi. Di balik kemudahan dan akses informasi yang luas, terdapat tantangan serius terhadap kesehatan mental mereka. Berbagai penelitian menunjukkan peningkatan kasus gangguan mental seperti depresi, kecemasan, dan gangguan tidur yang dipengaruhi oleh perbandingan diri di media sosial, cyberbullying, FOMO (fear of missing out), serta kecanduan gawai. Kajian ini menggunakan metode systematic review dengan menganalisis inti pembahasan dari berbagai sumber ilmiah yang valid. Studi literatur dilakukan melalui penelusuran elektronik menggunakan Google Scholar dan Science Direct dengan kata kunci: pengaruh media sosial, anak remaja, kesehatan mental, dan kesehatan fisik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami secara mendalam dampak negatif penggunaan teknologi terhadap kesehatan mental generasi muda, serta merumuskan strategi intervensi yang tepat dan berkelanjutan. Hasil kajian ini diharapkan menjadi dasar dalam merancang program edukatif dan preventif yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.


The digital era has profoundly transformed how we live, work, and interact, especially among the younger generation who have grown up with technology. Despite the convenience and access it provides, serious challenges to mental health have emerged. Studies have reported rising cases of depression, anxiety, and sleep disorders linked to social media comparison, cyberbullying, FOMO (fear of missing out), and gadget addiction. This study employed a systematic review method by analyzing the core discussions from various valid scientific sources. Literature was collected through electronic searches using platforms such as Google Scholar and Science Direct with keywords such as social media influence, teenagers, mental health, and physical health. This research aims to gain deeper insight into the negative impact of technology use on youth mental health and formulate effective and sustainable intervention strategies. The findings are expected to serve as a foundation for designing educational and preventive programs applicable in schools and communities.

Article Details

How to Cite
Siregar, W. H., Zulfa, N., Syafrida, N., Izzati, N. ., Pratama, B., Al Hafish, A. ., Parmohonan, S. ., Bagus, D., & Tri, D. (2025). EDUKASI KESEHATAN MENTAL REMAJA DI ERA DIGITAL: “BAPERAN? NGGAK MASALAH, ASAL SADAR DIRI!”. Bida: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 33-42. https://doi.org/10.34307/bida.v2i1.19
Section
Articles

References

Aliftitah, S., & Oktavianisya, N. (2023). Peningkatan pengetahuan melalui pelatihan pertolongan pertama pada cedera di sekolah dengan metode peer teaching. Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram, 13(1), 1–9. http://journal.stikesyarsimataram.ac.id/index.php/jik

Andiarna, F., et al. (2020). Analisis penggunaan media sosial terhadap kejadian insomnia pada mahasiswa. Jurnal Kesehatan, 8(2), 112–120.

Aprilia, R., Sriati, A., & Hendrawati, S. (2020). Tingkat kecanduan media sosial pada remaja. Publiciana, 9(1), 140–157.

Ardian, I., Nu, N., & Sari, T. U. (2018). Signifikansi tingkat stres dengan tekanan darah pada pasien hipertensi. Jurnal Kesehatan, 10(1), 45–52.

Arum Sari, N., & Endiyono. (2023). Pengaruh pemberian edukasi pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dengan media buku pop up terhadap tingkat pengetahuan anak usia sekolah. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 558–563.

Cahyono, A. S. (2016). Pengaruh media sosial terhadap perubahan sosial masyarakat di Indonesia. Jurnal Komunikasi Sosial, 4(1), 23–35.

Dibb, B. (2019). Social media use and perceptions of physical health. Heliyon, 5(1), e00989. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2019.e00989

Fersko, H. (2018). Is social media bad for teens’ mental health? There are risks, but they can be avoided. NBC News. https://www.nbcnews.com

Guinta, M. R., & John, R. M. (2018). Social media and adolescent health. Journal of Pediatric Nursing, 44(4), 201–208. https://doi.org/10.1016/j.pedn.2018.01.002

Haniza, N. (2019). Pengaruh media sosial terhadap perkembangan pola pikir, kepribadian dan kesehatan mental manusia. In Sukmono, F., Junaedi, F., & Rasyid, E. (Eds.), Komunikasi dan multikulturalisme di era disrupsi: Tantangan dan peluang (pp. 21–32). Yogyakarta: Penerbit Komunika.

Keles, B., McCrae, N., & Grealish, A. (2020). A systematic review: The influence of social media on depression, anxiety and psychological distress in adolescents. International Journal of Adolescence and Youth, 25(1), 79–93. https://doi.org/10.1080/02673843.2019.1590851

Khajeheian, D., et al. (2018). Effect of social media on child obesity: Application of structural equation modeling with the Taguchi method. International Journal of Environmental Research and Public Health, 15(7), 1343. https://doi.org/10.3390/ijerph15071343

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil kesehatan Indonesia tahun 2020. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Laporan nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2022. Jakarta: Badan Litbangkes.

Komnas HAM. (2020). Laporan tahunan Komnas HAM: Praktik pemasungan di Indonesia. Jakarta: Komnas HAM.

Naslund, J. A., et al. (2020). Social media and mental health: Benefits, risks, and opportunities for research and practice. Technology in Behavioral Science, 5(3), 245–257. https://doi.org/10.1007/s41347-020-00134-x

Ohrnberger, J., Fichera, E., & Sutton, M. (2017). The relationship between physical and mental health: A mediation analysis. Social Science & Medicine, 195, 76–83. https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2017.11.008

Oktaviani, E., Feri, J., & Susmini. (2020). Pelatihan pertolongan pertama kasus kegawatdaruratan di sekolah dengan metode simulasi. JCES (Journal of Character Education Society), 3(2), 403–413.

Qonita, & Septimar, Z. M. (2021). Pengaruh media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Nusantara Hasana Journal, 1(4), 55–63.

Rahman, M. (2019). Impact of social networking sites on sleeping habits: A case of university students in Bangladesh. Journal of Youth Studies, 22(3), 345–360.

Ruyani. (2023). Pertolongan pertama pada kecelakaan (PPPK/P3K). Jakarta: Bumi Aksara.

Septiana, N. Z. (2021). Dampak penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan sosial remaja di masa pandemi COVID-19. Jurnal Psikologi Remaja, 5(2), 112–125.

Universitas Muslim Nusantara. (2023). Asistensi mengajar. Diakses pada 22 Januari 2025, dari https://mbkm.unimen.ac.id/asistensi-mengajar/2023

World Health Organization. (2006). Constitution of the World Health Organization. https://www.who.int/about/governance/constitution

World Health Organization. (2021). Mental health and COVID-19: Early evidence of the pandemic’s impact. https://www.who.int/publications/i/item/9789240030787

Yoshima Nekada, C. D., & Wiyani, C. (2020). Pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan untuk guru sekolah dasar se-Kecamatan Depok, Sleman, DIY. Jurnal Pengabdian Dharma Bakti, 3(2), 55. https://doi.org/10.35842/jpdb.v3i2.124

Most read articles by the same author(s)